Kerjasama Badan Siber, BPS Sulsel Sebut Masyarakat Tak Perlu Khawatir Soal Keamanan Data



Terkini.id, Makassar – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel Yos Rudiansyah mengemukakan bahwa masyarakat tak perlu khawatir tentang keamanan data pribadi yang diunggah ke laman www.sensus.bps.go.id.

“BPS sudah kerjasama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) bahwa datanya dikonversi ke kode-kode. Bukan teks lagi,” kata dia.

Hal ini sebagai respons bila ada hacker yang hendak masuk ke laman BPS dan melakukan pencurian data. Yos menegaskan pihaknya melakukan penguatan penjagaan keamanan.
Berikutnya, kata dia, sensus data penduduk yang masyarakat kirim langsung menuju laman BPS. Hal itu untuk menjaga tingkat kerahasiaan data sensus penduduk.

“Jadi tidak mampir ke provider yang kita gunakan sebagai akses handphone seperti Simpati dan Indosat,” ungkapnya.

Yos juga mengatakan tim IT dari BPS memiliki integritas sehingga mampu menjaga kerahasiaan seluruh data tersebut.

“Kesesuaian NIK dan KK harus sama, kalau itu sudah lewat maka berikutnya dia harus mengisi password yang hanya diketahui oleh orang yang mengisi,” kata dia.

Dengan begitu, Yos berharap kerahasiaan dapat terjaga dengan baik. Bila pengisian password sudah selesai dengan pertanyaan-pertanyaan khusus maka data-data yang sudah diisi secara online akan tersimpan dan terjaga kerahasiaannya.

Berikut tata cara pengisian sensus penduduk dengan sistem online:
1. Masuk ke laman www.sensus.bps.go.id menggunakan perangkat elektronik yang terhubung dengan internet.
2. Mengisi Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP.
3. Mengisi nomor Kartu Keluarga (KK).
4. Membuat Password dan memilih pertanyaan pengaman untuk menjaga keamanan data.
5. Layar daftar pertanyaan akan muncul, Ialu isi daftar pertanyaan sesuai dengan kondisi saat ini.
6. Contoh pertanyaan meliputi alamat, daya listrik, jenis air minum yang digunakan, dan data anggota keluarga lainnya.
7. Setelah selesai mengisi daftar pertanyaan, klik kirim.
8. Klik unduh bukti pengisian.
9. Selesai.

Comments