Pakar Siber RI Buka-bukaan soal WhatsApp GB


Pakar siber menyatakan aplikasi WhatsApp yang telah dimodifikasi seperti WhatsApp GB atau WA GB tidak aman.


 Jakarta, CNN Indonesia -- Pakar keamanan siber dari Vaksin.com Alfons Tanujaya menyatakan aplikasi WhatsApp yang telah dimodifikasi seperti WhatsApp GB atau WA GB tidak aman. Dia mengatakan WA GB seperti aplikasi android lainnya yang tidak terdaftar di Play Store.

"Sebenarnya ancamannya pada prinsipnya sama dengan aplikasi non Play Store. Jadi tidak terjamin keamanannya," ujar Alfons kepada CNNIndonesia.com, Rabu (3/2).


Alfon tidak menjelaskan secara spesifik jenis ancaman apa yang akan dihadapi ketika seseorang menggunakan WhatsApp yang tidak resmi. Dia hanya menegaskan aplikasi modifikasi tanpa persetujuan resmi tidak aman untuk digunakan.Lebih lanjut, Alfons berkata WA GB dan sejenisnya banyak diunduh karena kelebihannya. Aplikasi modifikasi itu menyajikan fitur tambahan yang tidak tersedia pada WhatsApp resmi."Karena banyak fitur tambahan yang membedakan dengan WhatsApp maka banyak yang berminat. Tapi seperti nasib WhatsApp plus kemarin, kelihatannya ini akan mulai diblokir WhatsApp (resmi)," ujarnya.


Terkait hal itu, Alfons menyarankan masyarakat menggunakan WhatsApp resmi yang tersedia di Play Store atau App Store. Dia juga meminta masyarakat tidak menginstal aplikasi dari sumber yang tidak dipercaya.


"Dari Play Store saja terkadang banyak masalah. Ini kok malah install dari luar Play Store," ujar Alfons.


Sebelumnya, aplikasi WhatsApp GB atau WA GB tengah ramai menjadi bahan perbincangan di Twitter usai dinilai ilegal dan membahayakan privasi pengguna oleh sejumlah netizen.WA GB adalah aplikasi tidak resmi mirip WhatsApp yang dikembangkan pihak ketiga. Aplikasi hanya untuk Android ini merupakan hasil modifikasi WhatsApp dengan tambahan berbagai fitur yang belum ada di WhatsApp.


WA GB tidak dikembangkan oleh pencipta WhatsApp, yakni WhatsApp Inc.. WhatsApp menilai WA GB telah melanggar ketentuan layanan dan menyatakan bakal memblokir akun pengguna jika terdeteksi memakai apikasi ini.


WhatsApp menyampaikan pihaknya akan melakukan tindakan berupa pemblokiran sementara akun pengguna yang menggunakan WA GB. Selanjutnya WhatsApp akan melakukan pemblokiran secara permanen apabila akun pengguna tidak kunjung beralih ke aplikasi resmi.

Sumber : Jakarta, CNN Indonesia -- Pakar keamanan siber dari Vaksin.com Alfons Tanujaya menyatakan aplikasi WhatsApp yang telah dimodifikasi seperti WhatsApp GB atau WA GB tidak aman. Dia mengatakan WA GB seperti aplikasi android lainnya yang tidak terdaftar di Play Store.

"Sebenarnya ancamannya pada prinsipnya sama dengan aplikasi non Play Store. Jadi tidak terjamin keamanannya," ujar Alfons kepada CNNIndonesia.com, Rabu (3/2).


Alfon tidak menjelaskan secara spesifik jenis ancaman apa yang akan dihadapi ketika seseorang menggunakan WhatsApp yang tidak resmi. Dia hanya menegaskan aplikasi modifikasi tanpa persetujuan resmi tidak aman untuk digunakan.Lebih lanjut, Alfons berkata WA GB dan sejenisnya banyak diunduh karena kelebihannya. Aplikasi modifikasi itu menyajikan fitur tambahan yang tidak tersedia pada WhatsApp resmi."Karena banyak fitur tambahan yang membedakan dengan WhatsApp maka banyak yang berminat. Tapi seperti nasib WhatsApp plus kemarin, kelihatannya ini akan mulai diblokir WhatsApp (resmi)," ujarnya.


Terkait hal itu, Alfons menyarankan masyarakat menggunakan WhatsApp resmi yang tersedia di Play Store atau App Store. Dia juga meminta masyarakat tidak menginstal aplikasi dari sumber yang tidak dipercaya.


"Dari Play Store saja terkadang banyak masalah. Ini kok malah install dari luar Play Store," ujar Alfons.


Sebelumnya, aplikasi WhatsApp GB atau WA GB tengah ramai menjadi bahan perbincangan di Twitter usai dinilai ilegal dan membahayakan privasi pengguna oleh sejumlah netizen.WA GB adalah aplikasi tidak resmi mirip WhatsApp yang dikembangkan pihak ketiga. Aplikasi hanya untuk Android ini merupakan hasil modifikasi WhatsApp dengan tambahan berbagai fitur yang belum ada di WhatsApp.


WA GB tidak dikembangkan oleh pencipta WhatsApp, yakni WhatsApp Inc.. WhatsApp menilai WA GB telah melanggar ketentuan layanan dan menyatakan bakal memblokir akun pengguna jika terdeteksi memakai apikasi ini.


WhatsApp menyampaikan pihaknya akan melakukan tindakan berupa pemblokiran sementara akun pengguna yang menggunakan WA GB. Selanjutnya WhatsApp akan melakukan pemblokiran secara permanen apabila akun pengguna tidak kunjung beralih ke aplikasi resmi.

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20210203180803-185-601935/pakar-siber-ri-buka-bukaan-soal-whatsapp-gb


Kata siapa UMKM tidak perlu melek keamanan siber (cybersecurity) ? Kami akan membahasnya bersama pak Didi Nurcahya, ITIL®️, GSEC - di 16 Feb 2021, pastikan anda terdaftar di https://s.id/eventcerdas16feb . #aptiknas #eventcerdas #dtechcorp #cybersecurity #keamanansiber #cyberawarenes.

Comments