Awas, UMKM Masih Jadi Sasaran Empuk Pelaku Kejahatan Siber di Tahun 2023


 Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM, dinilai masih jadi sasaran empuk buat para penjahat siber di tahun 2023, menurut perusahaan keamanan siber Kaspersky.

Laporan Kaspersky: Ancaman Terhadap UMKM terbaru mengungkapkan, para penjahat siber terus menargetkan UMKM dengan berbagai taktik yang canggih.

Statisik menunjukkan, jumlah karyawan UMKM yang menghadapi malware yang disamarkan sebagai aplikasi bisnis sah, tetap relatif stabil dari tahun ke tahun (2.478 pada 2023 dibandingkan dengan 2.572 pada 2022).

Kaspersky menyebutkan, penjahat siber menggunakan banyak metode, termasuk mengeksploitasi kerentanan, memakai email phishing, pesan teks menipu, hingga tautan YouTube yang terlihat tidak berbahaya.

Semuanya dilakukan oleh pelaku kejahatan siber, dengan tujuan untuk mendapatkan akses yang tidak sah ke data sensitif.

Laporan Kaspersky ini mencatat, jumlah pendeteksian file berbahaya atau aksi kejahatan siber yang menargetkan UMKM selama lima bulan pertama di tahun 2023, mencapai 764.015.

Mengutip siaran pers, Selasa (4/7/2023), eksploitasi menjadi ancaman yang paling umum buat sektor bisnis tersebut, dengan menyumbang 63 persen (483.980) dari semua deteksi selama lima bulan pertama tahun 2023.

Program berbahaya ini menargetkan kerentanan perangkat lunak, memungkinkan penjahat siber menjalankan malware, meningkatkan hak istimewa mereka, atau mengganggu aplikasi penting tanpa interaksi pengguna.

Ancaman phishing dan scam juga dapat mendatangkan risiko bagi UMKM. Penjahat siber bisa menipu karyawan, agar membocorkan informasi rahasia atau menjadi korban penipuan keuangan.

Sumber : https://www.liputan6.com/tekno/read/5333641/awas-umkm-masih-jadi-sasaran-empuk-pelaku-kejahatan-siber-di-tahun-2023

Comments