Data Email & Nama Pelanggan Tech in Asia Tersebar


 Jakarta - Situs Tech in Asia Indonesia mengalami insiden hingga menyebabkan data email dan nama pelanggan berpeluang tersebar. Sebelumnya Breach Forums mempublikasikan dugaan data Tech in Asia bocor berisi informasi terkait 230.000 pengguna.

Sanggiero, akun yang mengunggah informasi awal di Breach Forums klaim bahwa informasi yang berhasil dibobol dan terkumpul bersifat sensitif.  Sanggiero mengaku bertanggung jawab atas pembobolan data Tech in Asia.

Dalam klaimnya, Sanggiero meretas situs dan mendapatkan akses ke basis data yang besar ini dengan mengeksploitasi celah pada  dalam Application Programming Interface (API) Tech in Asia. API kerap dipakai untuk menjalankan lebih dari aplikasi atau perangkat software untuk saling berkomunikasi.

Dalam dugaan pembobolan Tech in Asia memberi klarifikasi. “Kami menulis pesan ini untuk memberi tahu kamu bahwa telah terjadi insiden terkait keamanan situs web Tech in Asia Indonesia. Email dan nama kamu mungkin telah tersebar akibat insiden ini,” tulis Tech in Asia dalam surat kepada pembacanya, dikutip, Rabu (5/6/2024).

Meski begitu perusahaan menyatakan bahwa password akun dan informasi yang bersifat pribadi dalam kondisi aman terkendali. Tech in Asia masih melakukan investigasi dan memperbaiki keamanan di situsnya.

“Kami mengambil langkah-langkah tambahan untuk meningkatkan tingkat keamanan layanan kami,” tulis dalam keternagan tertulis yang diwakili oleh Willis Wee, Founder dan CEO, Tech in Asia.

Di tengah upaya perbaikan, Tech in Asia meminta penggunanya melakukan penggantian kata sandi atau password serta tetap berhati–hati akan potensi adanya email phising.

“Meski kata sandi kamu tidak tersebar, kami merekomendasikan kamu untuk segera menggantinya sebagai tindakan pencegahan,” tambah Willis.

“Waspadalah terhadap email mencurigakan yang meminta informasi pribadi. Tech in Asia tidak akan pernah meminta kata sandi kamu melalui email.”

Perusahaan membuka layanan dukungan dan pengguna bisa menghubungi support.id@techinasia.com. Tech in Asia meminta maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin kamu alami.

Belum ada penjelasan tambahan dari atas potensi pembobolan data alamat email dan nama pelanggan. Situs yang menjadi referensi konten seputar teknologi asal Singapura ini sebelumnya dilaporkan menghimpun 230.000 data pengguna. Terdapat potensi pencurian indentitas, dilansir dari The Cyber Express.

Sebelumnya dilaporkan potensi data yang berhasil diambil peretas adalah ID Tech in Asia, data pelanggan, alamat email, peran/profesi, nama lengkap, nama panggilan, periode registasi, URL avantar, URL penulis

sumber : https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/39942/data-email-nama-pelanggan-tech-in-asia-tersebar/2

 

 

 

Comments